Iman kepada Kitab Allah

Iman kepada kitab-kitab Allah adalah mempercayai dengan sepenuh hati tentang adanya kitab-kitab suci, yang diturunkan oleh Allah kepada RosulNya, untuk disampaikan dan diajarkan kepada seluruh umat manusia. Percaya kepada kitab-kitab Allah adalah rukun iman yang ketiga, oleh karena itu siapa yang mengingkarinya dianggap kafir. Kitab-kitab tersebut merupakan pedoman hidup, tempat mengambil pelajaran dan peraturan serta undang-undang bagi manusia.

Nama-nama kitab Allah dan penerimanya
Tiap-tiap Rosul membawa ajaran yang diwahyukan oleh Allah kepadaNya, untuk disampaikan kepada umatnya masing-masing. Wahyu yang disampaiakn Allah kepada Rosul tersebut wajib disampaikan kepada umatnya. Wahyu Allah itu dinamakan " KITAB SUCI ".

Adapun nama-nama kitab suci Allaj SWT, yang harus kita imani tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kitab Taurat, diturunkan oleh Allah SWT, kepada Nabi Musa AS di bukit Tur Sina. Kitab Taurat berisi tentang hukum-hukum agama, berita gembira dan peringatan serta kabar bahwa kelak di kemudian hari akan diutus Nabi terakhir bernama Muhammad SAW, yang akan membawa agama Islam menggantikan dan melanjutkan agama sebelumnya
  2. Kitab Zabur, diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Daud AS. Adapun isinya adalah berbagai macam do'a, dzikir, pujian, pengajaran dan hikmah (pedoman dalam amal kebajikan)
  3. Kitab Injil, diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Isa AS bin Maryam, kitab Injil berisi tentang hukum, seruan dan ajakan kepada manusia agar mengesakan Allah SWT dan jangan menyekutukanNya.
  4. Kitab Al-Qur'an, diturunka oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah. Pokok-pokok isinya yang utama adalah Syari'ah, sejarah dan lain-lain.
Allah berfirman dalam surat Al-Kahfi : 1

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hambaNya Al-Kitab " Al-Qur'an " dan Dia tidak mengadakan kebengkokan didalamnya ( QS: Al-Kahfi : 1 )

Maksud dari kebengkokan adalah bahwa di dalam Al-Qur'an tidak ada makna-makna yang berlawanan dan tidak ada penyimpangan dari kebenaran.

Selain nama Al-Qur'an yang berarti bacaan, Allah SWT juga memberi nama lain untuk kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, antara lain :
  1. Al-Kitab atau Kitabullah, artinya Kitab Allah atau kumpulan wahyu Allah.
  2. Al Furqon, artinya pembeda, maksudnya adalah isi Al-Qur'an itu membedakan antara kebenaran dan kebathilan, antara kebenaran dan kesalahan.
  3. Dzikir, artinya peringatan, maksudnya adalah peringatan kepada manusia agar kembali ke jalan yang benar
  4. Al-Bayan, artinya penerang, maksudnya adalah memberi penerangan kepada manusia agar dalam hidupnya tidak tersesat.
  5. dan lain-lain.
Adapun pengertian Al-Qur'an adalah Kalamullah yang diturunkan dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, dan apabila dibacanya adalah ibadah. Selain merupan wahyu Allah, Al-Qur'an adalah mu'jizat yang terbesar bagi Nabi Muhammad SAW, paling sempurna dan termasyhur dari nama-nama yang lain.
Dari keempat kitab suci tersebut yang masih terpelihara keaslian dan kemurniannya hanyalah Al-Qur'an, yang lain sudah musnah dan dirubah oleh pengikutnya.

Allah berfiman dalam surat Al-Hijr : 9
Artinya : Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an dan sesungguhnya Kami pulalah yang menjaganya ( QS : Al-Hijr : 9 )

Kesempurnaan agama Islam dan Kitab Allah ini, tercapai pada masa Rosulullah yang terakhir yaitu pada masa Nabi Muhammad SAW sebagai penutup segala Nabi dan Rosul akhir zaman. Karena itu siapa yang mengambil agama selain agama Islam maka ia akan merugi, Allah berfirman dalam surat Ali Imron : 85


Artinya : Barang siapa memilih agama selain agama Islam, maka tidak akan diterima atasnya, dan dia di akhirat nanti termasuk orang-orang yang merugi ( QS: Ali Imron : 85 )

Selain empat kitab tersebut, Allah juga menurunkan Shuhuf, yaitu lembaran-lembaran wahyu Allah yang diturunkan kepada para Nabi, yang berisikan pujian-pujian, dzikir dan nasihat-nasihat, Allah SWT berfirman dalam surat Al-A'la : 18-19


Artinya : Sesungguhnya ini benar-benar terdapat shuhuf terdahulu, yaitu shuhuf Ibrohim dan Musa
( QS : Al-A'la : 18-19 )

Perlu diketahui bahwa antara kitab dan shuhuf terdapat perbedaan antara lain :
  1. Kitab adalah wahyu Allah yang merupakan mu'jizat yang diturunkan kepada Nabi dan Rosul, yang jumlahnya sebanyak 4 buah yaitu Taurat, Zabur Injil dan Al-Qur'an, yang berisi tentang Aqidah, Ibadah, Syari'ah dan Mu'amalah
  2. Shuhuf adalah firman Allah yang ditulis dalam lembaran-lembaran yang diturunkan kepada Nabi, yang berisi tentang pujian-pujian dan dzikir-dzikir kepada Allah SWT.
Para Nabi yang menerima Shuhuf antara lain :
1. Nabi Adam AS, menerima 10 shuhuf ( 10 naskah )
2. Nabi Musa AS, menerima 10 shuhuf ( 10 naskah )
3. Nabi Ibrohim AS, menerima 30 shuhuf ( 30 naskah )
4. Nabi Idris AS, menerima 30 shuhuf ( 30 naskah )
5. Nabi Syits AS, menerima 50 shuhuf ( 50 naskah )

Adapun kedudukan Al-Qur'an terhadap kitab-kitab suci yang lain sebagai tolok ukur dan korektor terhadap kemurnian kitab suci yang lain.
Allah berfirman dalam surat Al-Maidah : 48 :


Artinya :
" Dan Kami telah menurnkan Al-Qur'an kepadamu dengan membawa kebenaran dan membenarkan apad-apa yang sebelumnya yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya sebagai batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu " ( QS; Al-Maidah : 48 )


Sumber : Aqidah Akhlaq kelas 2 MDA, 2004

0 comments:

Post a Comment